LELUASA.COM, Tangsel – Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang (UNPAM) berhasil mengembangkan platform digital terintegrasi di SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan. Proyek ini merupakan luaran kegiatan Kerja Praktik (KP) yang berfokus pada peningkatan layanan informasi sekolah dan digitalisasi pengelolaan kedisiplinan siswa.
Tim pelaksana terdiri atas tiga mahasiswa, yaitu Abed Neco (NIM 231011403301), Farsya Runa Supriyatna (NIM 231011403455), dan Testarina Tatiana H. (NIM 231011400475) di bawah bimbingan Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom. Proyek ini dilaksanakan untuk menjawab berbagai permasalahan administrasi yang dihadapi sekolah, khususnya dalam penyebaran informasi dan pengelolaan data pelanggaran siswa.
Latar Belakang
Sebelum sistem dikembangkan, penyampaian informasi di SMAN 12 Kota Tangerang Selatan masih mengandalkan media sosial, grup pesan instan, dan papan pengumuman fisik. Kondisi tersebut menyebabkan informasi sering terlambat diterima oleh siswa dan orang tua, serta menyulitkan proses pengelolaan dan pengarsipan data sekolah.
Di sisi lain, pencatatan poin pelanggaran siswa oleh bagian Kesiswaan dan Bimbingan Konseling (BK) masih dilakukan secara manual menggunakan buku fisik. Metode ini memiliki berbagai keterbatasan, seperti risiko kehilangan data, kerusakan dokumen, kesulitan pencarian riwayat pelanggaran, serta proses rekapitulasi yang memerlukan waktu lebih lama.
Metode Pengembangan Sistem
Dalam pengembangan sistem, tim melakukan observasi dan wawancara dengan pihak manajemen sekolah, staf tata usaha, guru BK, dan bagian kesiswaan untuk memahami kebutuhan pengguna dan alur kerja yang berjalan.
Selanjutnya, dilakukan studi pustaka dan analisis dokumen terkait pengelolaan website sekolah serta sistem poin pelanggaran siswa. Hasil analisis tersebut dituangkan ke dalam perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang meliputi Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Flowchart guna memastikan sistem memiliki struktur yang jelas, terukur, dan mudah dikembangkan di masa mendatang.
Solusi yang Dikembangkan
1. Website Responsif Sekolah
Tim mengembangkan website resmi sekolah berbasis Responsive Web Design yang dapat diakses melalui komputer, laptop, tablet, maupun smartphone. Website ini menyediakan berbagai informasi penting, antara lain:
- Profil sekolah;
- Visi dan misi;
- Data guru dan staf;
- Berita dan kegiatan sekolah;
- Galeri dokumentasi;
- Pengumuman akademik.
Melalui website ini, siswa, orang tua, dan masyarakat dapat memperoleh informasi sekolah secara cepat, mudah, dan terpusat dalam satu platform.
2. Sistem Informasi Poin Pelanggaran Siswa
Selain website publik, tim juga membangun sistem informasi khusus untuk pengelolaan poin pelanggaran siswa yang dapat digunakan oleh administrator, guru BK, dan bagian kesiswaan.
Sistem ini memungkinkan petugas untuk:
- Menginput data pelanggaran siswa;
- Memperbarui data siswa;
- Mengelola riwayat pelanggaran;
- Membuat laporan dan rekapitulasi secara otomatis;
- Memantau akumulasi poin pelanggaran secara real-time.
Dengan sistem digital ini, proses pengelolaan data menjadi lebih cepat, akurat, dan aman dibandingkan metode pencatatan manual.
Dampak dan Manfaat Implementasi
Implementasi platform digital ini mendapat apresiasi positif dari pihak SMAN 12 Kota Tangerang Selatan. Kehadiran website resmi sekolah dinilai mampu meningkatkan efektivitas penyebaran informasi dan memperkuat transparansi komunikasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Informasi yang sebelumnya tersebar di berbagai media kini dapat diakses melalui satu portal terintegrasi.
Sementara itu, sistem poin pelanggaran membantu guru BK dan bagian kesiswaan dalam mengelola data kedisiplinan siswa secara lebih efisien. Seluruh data tersimpan dalam basis data digital yang lebih aman, mudah dicari, dan dapat dicadangkan dengan baik.
Bagi mahasiswa, proyek ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam permasalahan nyata. Selain meningkatkan kemampuan teknis di bidang analisis sistem dan pengembangan aplikasi web, kegiatan ini juga mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, dan pemecahan masalah secara profesional.
Pernyataan Tim, Dosen Pembimbing, dan Apresiasi Pihak Sekolah
Ketua pelaksana Kerja Praktik, Abed Neco, menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya proyek tersebut sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.
“Kami bersyukur proyek ini dapat diselesaikan dengan baik. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh anggota tim serta dukungan dari pihak SMAN 12 Kota Tangerang Selatan. Kami berharap sistem yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi administrasi sekolah.”
Sementara itu, dosen pembimbing, Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom., menyatakan bahwa kegiatan Kerja Praktik merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik langsung di lapangan.
“Melalui Kerja Praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, meningkatkan kemampuan komunikasi, dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan di era digital.”
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam proyek nyata seperti ini menjadi langkah efektif dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan oleh pihak SMAN 12 Kota Tangerang Selatan. Yunida Prawira Widodo, S.Kom., menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa Universitas Pamulang selama pelaksanaan Kerja Praktik memberikan dampak positif, baik dari segi profesionalisme maupun hasil implementasi sistem yang dihasilkan.
“Kehadiran rekan-rekan mahasiswa Teknik Informatika dari Universitas Pamulang selama masa Kerja Praktik di SMAN 12 Kota Tangerang Selatan memberikan dampak yang sangat positif. Kami sangat mengapresiasi dedikasi, kedisiplinan, serta inisiatif nyata dalam merancang dan mengeksekusi sistem ini. Proyek laporan KP yang berjudul Pengembangan Website Sekolah Berbasis Web dengan Fitur Poin Pelanggaran Siswa pada SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan bukan sekadar tugas akademis, melainkan sebuah solusi digital yang relevan dan sangat kami butuhkan untuk mengoptimalkan manajemen kedisiplinan siswa di era modern ini.”
Beliau juga menyampaikan pesan dan harapan kepada seluruh mahasiswa agar terus mengembangkan kompetensi teknis dan kemampuan komunikasi sebagai bekal menghadapi dunia profesional yang terus berkembang.
“Jangan pernah berhenti mengasah kemampuan teknis dan komunikasi kalian. Dunia industri dan instansi terus berkembang, dan pondasi yang kalian tunjukkan di sini sudah sangat baik. Semoga aplikasi ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, dan semoga seluruh tim KP UNPAM sukses meraih gelar sarjana serta menjadi inovator teknologi yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.”












